Beberapa Hal Mengenai Batasan (Kekurangan) Dari Platform Blogger

Kekurangan Platform Blogger

Blogger alias BlogSpot adalah platform blogging yang saat ini dimiliki oleh Google sejak tahun 2003 silam. Namun sebenarnya awalnya, platform blogger diluncurkan pada tahun 1999. Tepatnya pada tanggal 23 Agustus 1999 dan sangat sulit dipercaya bahwa Blogger masih saja ada peminatnya.

Karena faktanya bahwa platform tersebut selalu menjadi layanan gratis yang masanya saat ini sudah hampir dua dekade loh. Tepuk tangan dulu dong untuk BLOGGER.

Hampir semua orang yang pernah menulis postingan blog pasti memiliki setidaknya satu blog di Blogger. Bagi kebanyakan orang, Blogger adalah platform yang tepat dan mudah untuk memulai karir blogging mereka. Menyiapkan blog di Blogger tidak membutuhkan waktu yang lama.

Kira-kira tidak lebih dari 10 menit, langsung siap, mudah dan dapat disetting langsung dari platformnya.

Sebagai orang yang sudah lama menggunakan layanan di Blogger, saya mengenal Blogger dengan sangat baik. Ada batasan tertentu pada platform ini yang menurut saya harus Anda ketahui sebelum melakukan karir (red: mencurahkan seluruh waktu dan tenaga untuk menghasilkan uang dengan ngeblog) blogging Anda dengan platform Blogger.

Apa saja itu? Yuk kita cari tahu!

Kekurangan dari Platform Blogger

1. Tidak Ada Tong Sampah

Tong sampah (Trash Bin) adalah salah satu fitur yang bisa dikatakan cukup perlu yang bisa Anda harapkan pada platform blog. Namun, bahkan setelah hampir dua dekade keberadaannya, platform Blogger tidak memiliki fitur tempat sampah.

Oleh karena itu, tidak jarang orang mengeluh di forum Blogger karena tidak sengaja menghapus postingan blog dan tidak dapat memulihkannya kembali.

Jika beruntung, mungkin bisa saja untuk memulihkan postingan yang telah terhapus tersebut dengan cara-cara tertentu diluar dari platform ini. Saya akan bahas mengenai hal ini di postingan selanjutnya ya.

2. Postingan yang Menghilang

Karena Blogger tidak memiliki aplikasi klien yang bagus di luar sana, menu Editor Entri milik Blogger adalah cara yang jelas bagi sebagian besar pengguna untuk membuat entri blog mereka. Namun, Editor Entri Blogger memiliki keunikan tersendiri.

Telah dilaporkan beberapa kali bahwa entri blog yang tidak dipublikasikan dalam draf akan hilang begitu saja atau dikembalikan ke versi draf yang terakhir disimpan.

Karena ada seseorang yang menghabiskan waktunya menyimpan hingga 50 lebih draft di blogger, tapi pada hari berikutnya ada sebagian bahkan lebih setengahnya hilang entah kemana. Tentu saja hal ini sangat menyebalkan.

Dan karena tidak ada fitur tempat sampah dan Anda tidak memiliki akses root ke server tempat data blog Anda disimpan, mustahil untuk mengembalikannya. Hal ini menjadi derita tersendiri bagi banyak penggunanya.

3. Bukan Pemilik Blog Sepenuhnya

Dapat dikatakan bahwa Anda tidak benar-benar memiliki blog Anda di platform Blogger. Alasannya sederhana, Anda memiliki sedikit kendali atas setelan blog Anda dan data di blog.

Pertama, akses Anda ke platform Blogger dan keberadaan blog Anda ditentukan oleh Persyaratan Layanan Google dan Kebijakan Konten Blogger. Jika Anda tertangkap basah karena melanggar kebijakan karena alasan tertentu atau terdeteksi spam otomatis secara tidak sengaja memasukkan blog Anda ke dalam daftar hitam, maka BOOOM. Tidak ada tempat mengadu.

Anda sekarang bergantung pada belas kasihan seseorang yang bekerja di Google / Blogger. Itupun jika Anda bisa menghubungi mereka dan memiliki orang dalam. Kasian.

Masalah besar lainnya adalah jika tim Blogger melakukan pembaruan ke platform, Anda hanya perlu menerimanya. Tidak ada cara untuk mengontrol atau menghindarinya. Ini berarti Anda harus menanggung risiko bahwa nantinya mungkin akan ada hal yang dapat merusak blog Anda setiap saat ketika Blogger membuat beberapa perubahan.

Biasanya dari segi tampilan dan setting struktur blog.

Contoh kasusnya seperti dulu adalah penghapusan sistem komentar Google+ dari Blogger. Blogger telah gagal memberikan cara untuk memigrasikan komentar dari Google+ kembali ke Blogger dan mereka yang telah menggunakan komentar Google+ pada blognya harus menerima kenyataan bahwa komentar tersebut hilang untuk selamanya.

Jika Anda sering berada di grup, komunitas atau memeriksa forum, Anda akan melihat ada sebagian orang yang melaporkan masalah seperti tidak bisa mengeposkan komentar, setting blog disetel ulang secara otomatis, blog dihapus tanpa alasan, dll.

4. Tidak Ada Plugin atau Terbatasnya Widget

Plugin atau Widget bisa memperluas fungsionalitas dan fitur blog Anda. Blogger dulu membolehkan Anda mengupload gadget Anda sendiri, tetapi sekarang telah dihapus. Gadget / widget yang tersedia adalah yang disediakan oleh Blogger.

Ataupun jika melalui kode html, anda harus melakukannya secara eksternal dengan mencari widget yang sesuai dari pihak ketiga yang sudah di desain sedemikian rupa. Tapi apakah bisa memuaskan anda dari segi tampilannya?

Terkadang ada widget yang dirasa bagus, namun ketika dipasang di blog Anda, tampilannya tidak sesuai harapan karena tidak padu dengan template yang sedang Anda gunakan.

Sedikit banyaknya Anda harus menguasai setidaknya HTML dan CSS agar bisa merubahnya sesuai keinginan masing-masing.

5. Sulit untuk Bermigrasi ke Blogger

Jika Anda ingin memigrasi blog Anda dari WordPress atau platform lain ke Blogger, maka itu adalah tugas yang sulit. Blogger tidak menyediakan alat khusus yang dapat diandalkan yang bisa Anda gunakan untuk membantu migrasi ke Blogger.

Satu-satunya tool di luar sana yang mengonversi file ekspor WordPress ke format yang didukung Blogger tidak terlalu berfungsi dengan baik. Selain itu, fitur impor Blogger sendiri juga tidak bekerja dengan baik. Karena sering kali terjadinya error atau miss.

6. Tidak Ramah Dengan Konten Adult

Blogger tidak ramah dengan topik Adult. Jika blog Anda membahas topik atau pembahasan yang bersifat dewasa, Anda harus setting blog Anda di belakang interstisial peringatan konten dewasa. Hal ini benar-benar dapat memengaruhi SEO dan visibilitas blog Anda. Gagal melakukannya bisa-bisa blog Anda akan dihapus.

Kesimpulan

Setelah membaca poin-poin di atas, Anda mungkin bertanya-tanya apakah saya membenci Blogger?

Tidak begitu Ferguso.

Buktinya saya bersamaan dengan blog / web ini masih saja menggunakan platform blogger. Terlepas ada beberapa web saya yang menggunakan WordPress Self Hosting.

Saya disini hanya mengungkapkan fakta sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang di mana harus memulai blog Anda. Bagaimanapun, tidak ada yang gratis dan sempurna di dunia ini. Itu merupakan prinsip ekonomi dasar.

Di postingan berikutnya, saya akan menulis tentang keuntungan menggunakan platform Blogger untuk menyeimbangkan hasil ulasan pada artikel yang ini.

Apa kesan Anda yang sudah menggunakan platform Blogger? Jangan ragu untuk membagikan pendapat Anda di bagian komentar di bawah ya.
Afindo Kei Sudah mendalami dunia blogging semenjak tahun 2015 silam. Hasil? Ahh KEPO!

0 Response to "Beberapa Hal Mengenai Batasan (Kekurangan) Dari Platform Blogger"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel