3 Platform Untuk Memulai Membuat Sebuah Blog di Tahun 2020

Platform Blogging di Tahun 2020

Anas Blogging Tips - Ada kutipan populer yang berbunyi "Tidak pernah ada kata terlambat". Saya setuju dengan kalimat tersebut. Kutipan itu juga berlaku dalam kasus blogging. Blogging adalah salah satu aplikasi Web 2.0 yang pertama dan paling populer.

Di tahun 2020 ini saja, Blogging terus menjadi media yang ampuh untuk mengekspresikan diri di internet. Mari kita lihat beberapa platform terbaik untuk memulai blog Anda di tahun 2020. Saya juga akan bahas pro dan kontranya.

Platform Blogging Terbaik 2020

Saat Anda memulai membuat blog, penting bagi Anda untuk memilih platform yang bagus untuk blog yang akan anda gunakan nantinya. Platform yang Anda pilih akan memengaruhi jangkauan blog Anda dan juga potensi pertumbuhannya. Mari kita lihat 3 platform populer terbaik untuk blog berdasarkan urutannya masing-masing.

1. Blogger

Sampai dengan saat ini, Blogger terus menjadi salah satu platform termudah dan paling direkomendasikan untuk memulai membuat sebuah blog. Platform Blogger disediakan secara cuma-cuma alias gratis untuk digunakan dan sangat mudah disesuaikan.

Templatenya pun yang sudah dibuat sebelumnya dari pihak Blogger sesuai dengan standar web terbaru dan sangat mudah diatur.

Jika Anda memiliki nama domain khusus (custom domain) dengan cara membelinya, Anda dapat membuat blog Anda terlihat lebih profesional seperti nama web Anastips.com ini. Itu lebih bagus daripada menggunakan URL amatir subdomain".blogspot.com".

Salah satu keuntungan lainnya dari Blogger adalah platform ini di bawah naungan Google dan oleh karena itu kemunginan besar blog yang menggunakan platform Blogger mendapatkan beberapa hadiah di hasil pencarian Google.

Loh kok bisa?

Bisa, jika blog dan isi konten anda berjalan di atas roda SEO. Artinya, jika blog anda mengoptimalkan SEO secara white hat maka seiring berjalannya waktu, salah satu artikel anda akan berada pada urutan 10 besar pada hasil pencarian tertarget.

Tidak hanya itu.

Hal lainnya yang memudahkan blogger dalam hal SEO on Page adalah ada beberapa pengaturan (setting) yang tersedia secara khusus bagi pengguna blogger. Anda bisa mengoptimalkan Basic SEO tersebut untuk blog baru anda.

Namun.

Terlepas dari itu, ada juga kekurangan yang dimiliki pada platform Blogger. Apa itu?

Kekurangan dari Blogger adalah Anda tidak memiliki kendali penuh atas blog Anda. Anda tidak dapat menulis tentang apa pun di Blogger. Blog Anda harus sesuai dengan kebijakan konten Blogger. Jika blog Anda tentang topik kontroversial atau melanggar salah satu kebijakannya, kemungkinan besar blog itu akan dihapus.

Selain itu, juga ada beberapa batasan (limit) lainnya dari platform Blogger, tetapi itu nanti akan kita bahas pada topik untuk lain waktu.

Ringkasnya:
  • Pro - Mudah diatur, tema yang dapat disesuaikan baik dari dalam dan mengambil dari luar dan platform yang benar-benar gratis.
  • Kontra - Fiturnya terbatas, Pihak Blogger memiliki wewenang dapat menghapus blog Anda.

2. WordPress Self Hosting

Banyak orang masih bingung antara Self Hosted WordPress dengan WordPress.com. Meskipun kedua versi WordPress itu di bawah naungan yang sama, namun konsepnya berbeda.

Self Hosted WordPress memberi Anda kebebasan dan fitur yang lengkap, tapi Anda harus merogoh kocek alias bayar untuk mendapatkan kelebihan tersebut di WordPress.

Penyiapan awal dari WordPress yang dihosting sendiri agak gampang-gampang susah dan mungkin memerlukan sedikit biaya untuk menghosting blog Anda (karena itu dihosting sendiri). Tapi hal tersebut sepadan untuk jangka panjang.

Dengan menggunakan WordPress yang dihosting sendiri, fitur yang dapat Anda miliki di blog tidak terbatas. WordPress bukan hanya sebuah platform lagi, melainkan sudah dianggap sebagai Content Management System (CMS) saat ini.

Sebagian besar situs berita populer di internet dijalankan menggunakan platform WordPress self hosting. Bahkan ada toko online atau e-commerce dan situs pemesanan hotel yang menggunakan WordPress. Hebat bukan?

Anda juga bisa melakukan hal yang sama dengan menggunakan wordpress self hosting. Membuat web sesuai keinginan anda.

Disamping saya menggunakan blogger, ada juga web saya yang menggunakan platform WordPress. Sesuai kebutuhan saja.

Terlepas dari wah-nya sebuah paltform Wordpress self hosted. Pastinya ada kekurangan pula.

Kekurangan WordPress adalah berupa hal-hal teknis mengenai basic web developer dan sedikit banyaknya anda harus paham itu. Selain itu juga rentan terhadap peretasan. Jika Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mencegah hal itu terjadi, blog Anda bisa saja diretas dan fatalnya semua hasil kerja keras anda akan hilang dalam sekejap.

Ringkasnya:
  • Pro - Lebih banyak kebebasan dan kontrol, kaya akan fitur, sangat dapat dikembangkan, mobile friendly.
  • Kontra - Sedikit mahal, memiliki risiko keamanan.

3. Medium

Medium adalah platform blogging populer yang baru-baru ini mulai muncul dan dikenali. Mereka juga memiliki komunitas yang baik.

Tidak seperti Blogger atau WordPress, di Medium fokusnya ada pada konten. Medium adalah untuk mereka yang hanya ingin menulis dan tidak memiliki ambisi tinggi untuk memiliki sebuah blog sendiri.

Berbeda dengan Blogger atau WordPress, di Medium, semua blog terlihat sama. Tidak ada desain yang perlu di tata rapi. Selama Anda mengikuti kebijakan konten Medium, Anda dapat menulis dan menjangkau audiens di komunitas Medium.

Hanya itu saja.

Medium mungkin membebankan biaya kepada pengguna untuk membaca artikel Anda, tetapi juga mungkin saja Anda tidak mendapatkan hasil apa pun dari artikel yang Anda publish di Medium.

Ringkasnya:
  • Pro - Anda bisa menulis dan mempublish konten artikel.
  • Kontra - Kontrol yang terbatas dan tidak dapat dikostumisasi sama sekali.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, saya telah membuat diagram sederhana untuk membantu Anda memilih platform blog yang sesuai kebutuhan saat ini.

Memilih Platform Blogging

Saya harap artikel ini membantu Anda menemukan platform blogging Anda. Tidak peduli di platform mana Anda ngeblog, content is always the king (konten adalah raja).

Jika Anda memiliki pertanyaan atau jika Anda masih dilema mau menggunakan platform mana untuk memulai ngeblog, silahkan kontak saya atau beri komentar di bawah.
Afindo Kei Sudah mendalami dunia blogging semenjak tahun 2015 silam. Hasil? Ahh KEPO!

2 Responses to "3 Platform Untuk Memulai Membuat Sebuah Blog di Tahun 2020"

  1. Mantap gan, apa daya yg nulis artikel biasanya cuma 400-500 kata, efek kehabisan kata". :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaa gapapa gan, semampunya saja.
      Setidaknya ada menulis artikel secara konsisten, lambat laun akan terbiasa mengetik hingga 1000 kata, ngoceh sana ngoceh sini...

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel