Cara Mengatasi Mixed Content (Konten Campuran) di Web / Blog

Cara Mengatasi Mixed Content

Internet kini telah menjadi bagian penting bagi sebagian populasi di dunia ini. Dengan demikian, kebutuhan akan komunikasi yang aman melalui internet menjadi lebih penting saat ini dari sebelumnya. Saluran komunikasi yang aman melalui Internet dicapai melalui protokol HTTPS bantuan sertifikat SSL.

Sebaiknya hindari situs web atau blog yang tidak memiliki sertifikat SSL yang valid karena koneksi HTTPS yang aman tidak dimungkinkan dengan situs web tersebut. Browser web utama seperti Google Chrome, Firefox, dan Edge memperingatkan pengguna situs web yang tidak aman tersebut.

Namun, terkadang meskipun telah mengaktifkan HTTPS di situs web Anda, Anda mungkin pernah melihat error mixed content. Dalam artikel ini, saya akan memandu Anda tentang cara memperbaiki kesalahan identifikasi dan mixed content (konten campuran) di situs Anda.

Sebelum Anda mulai fokus pada artikel ini, saya ingin menekankan akan pentingnya HTTPS atau SSL di situs web. Tanpa HTTPS, pihak ketiga mana pun akan dapat mengganggu komunikasi antara pengguna dan situs web Anda. Pihak ketiga ini dapat berupa peretas atau Penyedia Layanan Internet atau bahkan mencoba mengintip data atau bahkan memasukkan iklan berisi spam atau pop up di situs web Anda tanpa persetujuan atau sepengetahuan Anda.

Sebagai seorang blogger, tujuan utama Anda yaitu harus mempertahankan pengunjung di situs Anda. Jika pengunjung Anda direcoki dengan iklan-iklan yang tidak jelas yang berisi spam karena situs web Anda tidak memiliki SSL, orang-orang pasti akan meninggalkan situs Anda dengan kesan buruk pada Anda dan situs web Anda.

Maukah ia kembali lagi ke blog Anda?

Besar kemungkinan TIDAK!

Saat ini, sangat mudah untuk menerapkan HTTPS di situs web tanpa biaya tambahan. Platform Blogger contohnya, mereka menyediakan SSL / HTTPS gratis untuk blog di platformnya.

Jika Anda memiliki blog WordPress yang dihosting sendiri, hubungi penyedia hosting Anda untuk memasang SSL gratis. Sekarangpun para penyedia hosting sudah menfasilitasi fitur SSL gratis jika anda order hosting. Semuanya sudah include. Tinggal anda terapkan dan gunakan saja.

Jadi, jika Anda belum menggunaan HTTPS atau SSL di situs web Anda, Gunakan sekarang! Jika teman atau blogger favorit Anda tidak memiliki HTTPS di blog mereka, bagikan artikel ini ke mereka dan minta mereka untuk mengaktifkan HTTPS di blognya.

Sekarang mari kita lanjutkan ke topik utama artikel ini.

Apa Itu Mixed Content?

Mixed Content (konten campuran) dalam konteks situs web berarti tidak semua sumber daya yang dimuat oleh situs web tersebut melalui protokol HTTPS. Jadi, meskipun situs web memiliki sertifikat SSL yang valid namun ada masih ada yang memuat beberapa sumber daya lain seperti gambar atau file javascript melalui HTTP dan bukan protokol HTTPS, hal itulah yang akan menjadi pemicu peringatan mixed content dari browser web.

Web browser seperti google chrome akan menampilkan peringatan "Your connection to this site is not fully secure" seperti pada SS ini.
Situs web semacam itu tidak sepenuhnya aman dan ada kemungkinan pihak ketiga mengacak-acak situs web Anda. Jadi sangat penting untuk memperbaiki masalah ini.

Bagaimana Cara Mengidentifikasi Penyebab Mixed Content?

Seperti yang saya katakan di atas, error mixed content disebabkan oleh resource yang dimuat melalui HTTP, bukan HTTPS. Resource tersebut adalah file eksternal yang dimuat saat situs Anda dirender di browser web. Bisa berupa file javascript, file gambar (seperti jpg, png, gif) atau konten iframe.

Mencari tahu di mana resource ini dimuat secara manual melalui kode situs web Anda bisa menjadi tugas yang sulit. Untungnya, ada cara yang jauh lebih mudah untuk mengidentifikasi penyebab mixed content di situs web dengan bantuan browser Google Chrome.

Di browser Google Chrome Anda, buka Developer Tools dengan cara mengeklik Ctrl + Shift + I di Windows atau Cmd + Shift + I di Mac OS. Anda juga dapat membuka Developer Tools dengan cara mengeklik tiga titik di sudut kanan atas browser > More Tools > Developer Tools.

Setelah halaman Developer Tools terbuka, alihkan ke tab Security dan kemudian muat situs web Anda dengan memasukkan URL di bilah alamat browser web. Anda harus membuka tab Security Developer Tools yang berisi semua resource yang dimuat dan juga menampilkan error dari mixed content.

Developer Tools di Google Chrome

Di bagian kiri, Anda dapat melihat resource dimuat melalui sumber yang tidak aman. Catat tautan yang ditampilkan di bagian tersebut.

Tab element di Developer Tools
Gunakan tab Elements di Developer Tools untuk mencari tautan asal yang tidak aman.
Sekarang beralih ke tab Elements dan klik Ctrl + F atau Cmd + F untuk membuka search bar. Tempel tautan yang Anda catat di atas untuk menemukan bagian kode di situs web Anda yang memanggil resource tersebut.

Cara Mengatasi Mixed Content

Sekarang setelah kami menemukan sumber daya yang menyebabkan kesalahan konten campuran dan mengetahui bagian kode di situs web Anda yang memanggil sumber daya ini, cukup mudah untuk mencari dan memperbaiki kesalahan konten campuran.

1. Temukan Sumber Resource yang Tidak Aman

Bergantung pada bagian kode tempat asal sumber tidak aman, kita dapat mencari tahu di mana harus mengedit situs web Anda untuk memperbaiki masalah ini.

Jika sumber dari mixed content sudah ditemukan dalam postingan atau halaman blog, Anda harus mengedit postingan atau halaman blog tersebut di dasbor blog atau situs.

Jika sumber mixed content ditemukan di widget header, sidebar atau footer, Anda harus melihat widget di blog / situs web. Untuk blog Blogger, widget ini dapat ditemukan di bagian Tata Letak  di dasbor Blogger. Untuk situs WordPress, widget dapat ditemukan di bagian Appearence > Widgets di dashboard admin WordPress.

Jika Anda tidak dapat menemukan sumber resource yang tidak aman baik di entri blog, halaman, atau widget mana pun, ada kemungkinan bahwa resource dari mixed content telah ditambahkan dalam kode blog Anda.

Jika blog Anda menggunakan platform Blogger, buka Tema > Edit HTML di dasbor Blogger dan klik Ctrl + F atau Cmd + F untuk membuka bilah pencarian dan mencari tautan asal yang tidak aman.

Jika blog / situs web Anda menggunakan platform WordPress, buka menu Appearence > Theme Editor dan lihat di dalam file tema WordPress Anda.

2. Ganti HTTP dengan HTTPS

Sekarang kita telah menemukan resource yang tidak aman, untuk memperbaiki kesalahan mixed content ini, cukup ganti http:// dengan https://. Misalnya, dalam kasus seperti screenshot yang ditunjukkan di atas, non-secure memiliki URL seperti contoh - http://img.youtube.com. Kita akan memodifikasinya seperti berikut - https://img.youtube.com.

Ulangi proses yang sama untuk semua sumber resource yang tidak aman yang bisa kita identifikasi di langkah 2 - Cara Mengidentifikasi Penyebab Mixed Content.

Setelah Anda mengganti semua resource dengan link https://, situs Anda akan sepenuhnya aman dan kesalahan mixed content tadi seharusnya sudah teratasi.

Penutup

Saya harap panduan ini berguna bagi Anda agar dapat membuat situs web atau blog Anda aman. Jika Anda mengalami masalah apapun itu, jangan ragu untuk berkomentar di bawah atau bertanya langsung ke saya melalui halaman Kontak.

Untuk mendapatkan pemberitahuan tentang tips Blogger lainnya, tips dan panduan WordPress, silakan sering-sering saja mampir ke blog ini ya...
Afindo Kei Sudah mendalami dunia blogging semenjak tahun 2015 silam. Hasil? Ahh KEPO!

0 Response to "Cara Mengatasi Mixed Content (Konten Campuran) di Web / Blog"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel